Dokter Takyun sebenarnya sudah pulang tugas, dan sedang bersantai di
rumahnya. Namun tiba-tiba seorang ibu-ibu tetangganya datang dengan
terburu-buru. Tampaknya ada sesuatu yang sangat penting. Ternyata benar
saja, ibu itu mencari okter rudi karena ada sesuatu yang terjadi dengan
anaknya. Sebagai dokter yang selalu menjunjung tinggi kode etik
koedokteran, dokter Takyun tetap melayani ibu tersebut.
Ibu: "Dokter, tolong selametin anak saya, Dok!" Kata si Ibu dengan wajah panik.
Dokter: "Tenang dulu, bu. Ceritakan dulu masalahnya apa? Kenapa dengan anak ibu?"
Ibu: "Tolong selametin anak saya dokter..!!!" dengan raut wajah panik dan memelas.
Dokter: "Iya, akan saya tolong. Tapi ada apa dengan anak ibu?"
Ibu: "Anak saya ulang tahun, tolong selametin dia ya dok, hehe. Ucapin selamat ulang tahun gitu."
Dokter: @#$$^()^@!!!!
Monday, February 23, 2015
masalah mengupload foto di jejaring sosial
Masalah UpDate Foto
meng unggah foto adalah kebiasaan orang di media sosial supaya bisa di lihat banyak orang dan di akui keberadannya istilahnya menyombongkan diri agar di perhatikan.
Monday, December 1, 2014
Perspektif Islam dan Hindu
Nama:
Bayu Maulana Dosen: Prof.Dr.Andi Faisal Bakti
Ph.D
NPM: Asisten: Muhamad Yusfik, MA
ABSTRAK
PERSPEKTIF ISLAM DAN HINDU DALAM KERJASAMA
ANTAR UMAT BERAGAMA
Kerjasama adalah suatu usaha antara orang perorangan atau kelompok manusia diantara kedua belah pihak untuk tujuan bersama baik di bidang politik atau bisnis.Di satu sisi, beranggapan umat islam lebih baik berkerjasama dengan sesama umatnya.Di sisi, lain mengatakan bahwa kerjasama dengan non muslim tidak dilarang asal tidak ada penyimpangan dalam ajaran.
Berdasarkan konteks diatas, tujuan penulisan ini untuk menjawab pertanyaan mayor dan minor. Pertanyaan mayornya adalah bagaimana perspektif Islam dan Hindu dalam Berkerjasama? Kemudian, pertanyaan minornya apakah kerjasama sangat penting bagi Islam dan Hindu? Mengapa perbedaan keyakinan membuat perpecahan umat? Sejauh mana peran Islam dan Hindu dalam menjaga kerjasama?
Sebagai makhluk sosial manusia memerlukan kerjasama dengan orang lain.Kerjasama antar umat beragama di Indonesia selama ini telah terjalin relatif cukup baik, terutama dalam bidang-bidang di luar masalah agama, seperti dibidang politik, sosial, dan ekonomi.Dengan demikian Islam dan Hindu selalu menjaga hubungan kerjasama antar umat tanpa membedakan kepercayaan.
Teori yang di gunakan adalah Al-Ihsan.Teori ini menjelaskan bahwa Kebaikan adalah suatu perbuatan yang dilakukan kepada seseorang dan melakukannya dengan ikhlas,supaya menjaga hubungan tetap harmoni tidak terpecah belah.Dengan demikian Kebaikan menjadi hal yang mendasar dalam membangun kerjasama antar umat beragama. (www.risalahislam.com).
Kerjasama benar-benar hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia.Karena tanpa bekerjasama kita tidak bisa menciptakan kekompakan dan solidaritas manusia.Selain itu manusia diciptakan Tuhan agar hidup berkelompok, tolong menolong, dan bekerja sama atas dasar kebajikan. Manusia dilarang untuk saling bermusuhan dan berbuat kerusakan.(laksono.blogspot.com/2012/02).
Perbedaan kepentingan dan golongan seringkali menjadi sebab perpecahan umat. Perpecahan itu biasanya diawali dengan adanya perbedaan pandangan di kalangan muslim terhadap suatu fenomena.Perbedaan pendapat dan penafsiran pada dasarnya merupakan fenomena yang biasa dan manusiawi, karena itu menyikapi perbedaan pendapat itu adalah memahami berbagai penafsiran.(dakaz.wordpress.com)
Kebaikan adalah bagian dari pencegah konflik.para penganut agama harus saling menghormati.Saling menghormati penting dalam kehidupan beragama dan menjaga hubungan antar umat supaya tidak terjadi konflik.Ini dilakukan sebagai upaya untuk menjaga kerukunan dan kebaikan.Oleh karena itu setiap agama harus menjaga hubungan dengan baik.
Kata kunci:Kerjasama,Agama,Kebaikan,Perpecahan, dan Perbedaan.
NPM: Asisten: Muhamad Yusfik, MA
ABSTRAK
PERSPEKTIF ISLAM DAN HINDU DALAM KERJASAMA
ANTAR UMAT BERAGAMA
Kerjasama adalah suatu usaha antara orang perorangan atau kelompok manusia diantara kedua belah pihak untuk tujuan bersama baik di bidang politik atau bisnis.Di satu sisi, beranggapan umat islam lebih baik berkerjasama dengan sesama umatnya.Di sisi, lain mengatakan bahwa kerjasama dengan non muslim tidak dilarang asal tidak ada penyimpangan dalam ajaran.
Berdasarkan konteks diatas, tujuan penulisan ini untuk menjawab pertanyaan mayor dan minor. Pertanyaan mayornya adalah bagaimana perspektif Islam dan Hindu dalam Berkerjasama? Kemudian, pertanyaan minornya apakah kerjasama sangat penting bagi Islam dan Hindu? Mengapa perbedaan keyakinan membuat perpecahan umat? Sejauh mana peran Islam dan Hindu dalam menjaga kerjasama?
Sebagai makhluk sosial manusia memerlukan kerjasama dengan orang lain.Kerjasama antar umat beragama di Indonesia selama ini telah terjalin relatif cukup baik, terutama dalam bidang-bidang di luar masalah agama, seperti dibidang politik, sosial, dan ekonomi.Dengan demikian Islam dan Hindu selalu menjaga hubungan kerjasama antar umat tanpa membedakan kepercayaan.
Teori yang di gunakan adalah Al-Ihsan.Teori ini menjelaskan bahwa Kebaikan adalah suatu perbuatan yang dilakukan kepada seseorang dan melakukannya dengan ikhlas,supaya menjaga hubungan tetap harmoni tidak terpecah belah.Dengan demikian Kebaikan menjadi hal yang mendasar dalam membangun kerjasama antar umat beragama. (www.risalahislam.com).
Kerjasama benar-benar hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia.Karena tanpa bekerjasama kita tidak bisa menciptakan kekompakan dan solidaritas manusia.Selain itu manusia diciptakan Tuhan agar hidup berkelompok, tolong menolong, dan bekerja sama atas dasar kebajikan. Manusia dilarang untuk saling bermusuhan dan berbuat kerusakan.(laksono.blogspot.com/2012/02).
Perbedaan kepentingan dan golongan seringkali menjadi sebab perpecahan umat. Perpecahan itu biasanya diawali dengan adanya perbedaan pandangan di kalangan muslim terhadap suatu fenomena.Perbedaan pendapat dan penafsiran pada dasarnya merupakan fenomena yang biasa dan manusiawi, karena itu menyikapi perbedaan pendapat itu adalah memahami berbagai penafsiran.(dakaz.wordpress.com)
Kebaikan adalah bagian dari pencegah konflik.para penganut agama harus saling menghormati.Saling menghormati penting dalam kehidupan beragama dan menjaga hubungan antar umat supaya tidak terjadi konflik.Ini dilakukan sebagai upaya untuk menjaga kerukunan dan kebaikan.Oleh karena itu setiap agama harus menjaga hubungan dengan baik.
Kata kunci:Kerjasama,Agama,Kebaikan,Perpecahan, dan Perbedaan.
Sunday, September 21, 2014
Pengantar Manajemen
PT. ASKES
STRUKTUR
ORGANISASI
A.
Pemegang Saham
1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
|
:
|
60%
|
2. Badan Penyelenggara Jaminan
Sosial Kesehatan
|
:
|
20%
|
3. PT Kimia Farma (Persero) Tbk
|
:
|
10%
|
4. PT Asuransi Jasa Indonesia
(Persero)
|
:
|
10%
|
B. Direksi
Pjs. Direktur Utama
|
:
|
dr. Roy Ibrahim, HIA, AAK
|
Direktur Keuangan dan Umum
|
:
|
Revaldi Ramli, SE, MM
|
Direktur Pemasaran
|
:
|
dr. Wahyu Handoko
|
Direktur Teknik dan Operasional
|
:
|
dr. Roy Ibrahim, HIA, AAK
|
C.
Komisaris
Komisaris Utama
|
:
|
Prof.Dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc,
PH.D
|
Komisaris
|
:
|
DR. H. Fachmi Idris
|
Komisaris Independen
|
:
|
DR. I Ketut Sendra, SH, MM, MH,
CLU, AAIJ, QIP.
|
VISI
MISI
Visi
Menjadi pilihan utama dalam industri
asuransi kesehatan di Indonesia.
Misi
1.
Menyelenggarakan bisnis asuransi kesehatan secara
profesional dengan prinsip Good Corporate Governance untuk memberikan
nilai yang optimal bagi Pemegang Saham.
2.
Memberikan layanan yang memuaskan bagi pelanggan.
3.
Mengembangkan sumberdaya manusia yang kompeten, produktif,
dan sejahtera.
4.
Meningkatkan jumlah masyarakat yang dicakup dalam sistim
asuransi kesehatan.
Dalam pengelolaan organisasinya, PT Askes Indonesia,
memiliki sebuah Dewan Komisaris yang terdiri dari 1 orang ketua dan 5 orang
anggota ( 1 orang independen),serta sebuah Dewan Direksi yang beranggotakan 1
orang Direktur Utama,1 orang Wakil Direktur Utama, dan 4 (empat) orang anggota
Dewan Direksi lainnya yang memiliki fungsi dan tanggung jawab yang berbeda
seperti Direktur SDM & Umum, Direktur Perencanaan & Pengembangan,
Direktur Operasional, dan Direktur Keuangan.
Berikut
nama-nama Dewan Komisaris PT Askes Indonesia (Persero) serta jabatan nya:
· dr. Farid W Husain, Sp. BD. (K)
/ Komisaris Utama
· Hambra Samal, SH. MH. / Komisaris
· DR. Ida Bagus Indra Gotama, SKM. Msi. /
Komisaris
· Drs. Tata Suntara, DESS / Komisaris
· Drs. Eko Sutrisno, MSi. / Komisaris
· DR.dr.Fachmi Idris, M. Kes/
Komisaris Independen
Berikut
nama-nama Dewan Direksi PT Askes Indonesia (Persero) serta Jabatan nya:
· dr. I Gede Subawa, M.Kes., AAAK /
Direktur Utama
· Drs. Kemal Imam Santoso, MBA / Wakil
Direktur Utama
· Purnawarman Basundoro , Ak . MBA /
Direktur Keuangan
· dr.Zulfarman M.Kes / Direktur SDM
& Umum
· dr. Suzanna Zadli Razak, MM., HIA /
Direktur Perencanaan dan Pengembangan
· dr. Umbu Marambadjawa Marisi, MPH.,
HIA., MHP., AAK / Direktur Operasional
Pembahasan
masalah
Di
dalam PT Askes Indonesia (Persero) terdapat Dewan Komisaris yang berewanang dan
bertanggung jawab sebagai berikut:
1.
Melakukan pengawasan terhadap
pengelolaan Perusahaan yang dijalankan oleh Direksi, termasuk perencanaan dan
pengembangan, operasi dan anggaran, kepatuhan terhadap Anggaran Dasar
Perusahaan dan pelaksanaan mandat dan keputusan RUPST dan RUPSLB. Dewan
Komisaris tidak berwenang untuk menjalankan maupun mengelola Perusahaan,
kecuali dalam situasi apabila seluruh anggota Direksi diberhentikan sementara
karena suatu sebab;
2.
Memberikan saran dan pendapat kepada
RUPST mengenai pelaporan keuangan tahunan, rencana pengembangan perusahaan,
penunjukan Kantor Akuntan Publik sebagai auditor dan hal-hal penting serta
strategis lainnya terkait dengan aksi Perusahaan;
3.
Melakukan evaluasi atas rencana
kerja dan anggaran Perusahaan, mengikuti perkembangan Perusahaan, dan melakukan
koordinasi dengan pihak Direksi jika ada gejala yang menunjukkan Perusahaan
sedang dalam masalah sehingga Direksi dapat segera mengumumkannya kepada para
pemegang saham dan memberikan rekomendasi untuk langkah-langkah perbaikan yang
harus ditempuh;
4.
Memastikan program pelaksanaan tata
kelola Perusahaan telah diterapkan dan dipelihara dengan baik sesuai peraturan
yang berlaku.
Di
dalam PT Askes Indonesia (Persero) terdapat Dewan Direksi yang berewanang dan
bertanggung jawab sebagai berikut:
1.
memimpin perusahaan dengan
menerbitkan kebijakan-kebijakan perusahaan
2.
memilih, menetapkan, mengawasi tugas
dari karyawan dan kepala bagian (manajer)
3.
menyetujui anggaran tahunan perusahaan
4.
menyampaikan laporan kepada pemegang
saham atas kinerja perusahaan
Untuk kelancaran dan keberhasilan suatu perusahaan, maka
perlu dibentuk struktur organisasi dengan tujuan agar dapat terlaksananya tugas
dengan lancar dan baik. Struktur organisasi juga merupakan gambaran susunan
perwujudan oleh tetap hubungan-hubungan, fungsi-fungsi, bagian-bagian dan
posisi-posisi maupun yang memisahkan kedudukan dan wewenang dan tanggung jawab
bagi tiap-tiap karyawan dalam organisasi.
PT. PRUDENTIAL
1)
Visi Prudential
Menjadi Perusahaan Nomor Satu di Asia, dalam hal :
- Dalam pelayanan
nasabah
-
Dalam
memberikan hasil terbaik bagi para pemegang saham
-
Dalam
mempekerjakan orang-orang terbaik
2)
Misi Prudential
“Menjadi perusahaan Jasa Keuangan Ritel terbaik di
Indonesia, melampaui pengharapan para nasabah, tenaga pemasaran, staf dan
pemegang saham dengan memberikan pelayanan sempurna, produk berkualitas, tenaga
pemasaran profesional yang berkomitmen tinggi serta menghasilkan pendapatan
investasi yang menguntungkan”.
Empat Pilar Misi
Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Misi, PT
Prudential Life Assurance memiliki Empat Pilar, yaitu fondasi yang merupakan
dasar berdiri dan berkembangnya perusahaan serta yang membedakannya dengan
perusahaan-perusahaan lain. Berikut ini adalah Empat Pilar:
·
Semangat untuk
selalu menjadi yang terbaik
·
Organisasi yang
memberikan kesempatan belajar
·
Bekerja sebagai
suatu keluarga
·
Integrasi dan
Keuntungan yang merata bagi semua pihak yang terkait dengan perusahaan
Subscribe to:
Posts (Atom)






